Laman

Selasa, 16 Desember 2014

Ayah Ibu, Uhibbukum Fillah ♥

Setiap tanggal 29 Agustus,,Ibu pasti selalu cerita kejadian tahun 1990. Dengan perkiraan waktu pukul 07.00,,kandungan Ibu mulai merasakan kontraksi. Hingga Ibu harus bolak balik ke bidan dengan Kakak ku Ferry Taufik Saleh yang waktu itu berumur 7 tahun.

Percakapan yang selalu ibu ceritakan yaitu

"Ibu kenapa sih bolak balik bidan terus?!"
"Ibu mau lahiran kakaa.."
Dan siang hari setelah melahirkan..
"Ibu darahnya banyak banget yaahh.."
Ibu cuma bisa tersenyum mendengar kepolosannya bicara..
Waktu itu Ayah sama Mba Fenny Marya Sari ga menemani Ibu lahiran karena pergi ke Bank buat ambil biaya melahirkan

Kakak dan Mba Fenny adalah saksi perjuangan kalian,,Ayah Ibu..

Bagaimana Perjuangan mu Ibu,,ketika melahirkan menyusui merawat Puput..
Bagaimana Perjuangan mu Ayah,,ketika bekerja mencari nafkah untuk semua keluarga..

Dear Ibu..

Terima kasih sudah melahirkan aku di dunia ini.. Menyusui menjaga merawat hingga Puput sehat sampai sekarang.. Terima kasih telah menjadi Ibu yang terbaik buat Puput. Mengajarkan berbagai hal yangselama ini. Maafkan Puput belum bisa membantu banyak..


Dear Ayah..
Terima kasih sudah menafkahi Puput dan keluarga selama ini.. Mengajariku tentang arti kehidupan dan kerja keras.. Maafkan Puput belum bisa memberikan yang terbaik untuk Kalian.. Semoga kita semua diberikan kesehatan.. Hingga Puput bisa membahagiakan Kalian

Kini ketika masa itu tiba, izinkan Puput menikah dengan lelaki yang telah Allah tuliskan namanya di Lauhul Mahfuz. Doakan kami semoga memiliki keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah, bahagia, dan berkah.. Aamiin.. Allahuma Aamiin..
Semoga kelak kita semua berkumpul dalam jannah-Nya.. Insya Allah.. Aamiin..

Ayah Ibu.. Kalian adalah ORANG TUA TERBAIK..

Senyum kalian adalah semangat Puput..
Uhibbukum Fillah.. Semoga اَللّهُ  mendengar dan mengabulkan doa kalian selalu..  آَمِينْ
( o. ˘)з┌◦◦◦♥

Kamis, 11 Desember 2014

Coretan Kecil Emak-Emak Galaxy

Kata Tentangmu
by Mardiah

Ini bukanlah selaksa untaian kata.
Yang membuat pipimu merah merona.
Ini bukanlah pujian mesra.
Yang akan membuatmu mengudara.
Ini hanyalah sebuah kata-kata.
Kataku tentangmu.

Kataku bukan sekadar kata-kata.
Kataku ini sarat makna.
Kata-kataku kupilih hati-hati dari hati.
Bukan  ingin terhindar dari caci.
Atau mendapatkan puji.
Puji kadang menjadi bisa.
Yang membuat kebaikanmu binasa.
Caci kadang menjadi suatu masa.
Yang menjadikanmu luar biasa.

Kawan, 
Kau memintaku berkata-kata.
Mempuisikan kisah tentangmu.
Ah, penaku tak pandai berkata.
Menggoreskan kisah atau cerita.


Tapi, bagaimana bisa penaku mengabaikan permintaanmu
Dengan raut senyum khasmu kepadaku
Pena ini akan berdiri bertopang pada jemari
Menghujani kertas dengan berseri-seri.
Menggerimiskan kataku tentangmu.


Maafkan,
Jika memori ini tak begitu mampu merekam semua kisahmu.
Dan mataku tak seperti kamera pengintai yang bisa selalu membidikmu, fokusmemperhatikanmu, dan tak
melewatkan momen indahmu.
Bumi dan langit akan menjadi saksi bisu 
Semua langkah dan jejakmu.
Ruang bukti bahwa dirimu ada dan menjejakkan berjuta episode mimpi dan impianmu.


Aku memang mengenalmu 
Tapi takkan sedalam orangtuamu mengenalimu.
Masa-masa pertama bertemu
Kau lukis senyuman manis d wajahmu.  
Kau sapa setiap kawan baru.
Berhasrat mengenalinya dan berbincang hingga waktu merasa cemburu.

Suasana hangat riuh menderu.
Bergema di setiap penjuru.
Kau sigap dalam setiap kondisi.
Terburu mengulurkan tangan.
Tak mengapalah sedikit berambisi.
Apalagi jika itu amal kebaikan.
Semua episode akan berlalu.
Berubah menjadi masa lalu.
Masa indah dalam memorimu.
Masa yang sepintas lalu akan membayangi benakmu.


Lembaran hari yang terdokumentasi rapat.
Berharap menjadi pelipurmu di saat penat.Melukiskan senyuman yang tersurat.
Dongengan bersama pewarismu di suasana hangat.


Dalam asaku berbalut doa. 
Semoga mimpi indahmu menjadi nyata.
Berjuta impianmu akan tercipta. 

Aku akan ikut berbangga.
Melukiskan senyumku penuh sukacita.
Ku ucapkan selamat dengan penuh semangat.
Berharap Alloh selalu memberi berkat kehidupan yang selamat.
Serta berbahagia dunia-akhirat.


Barokallohulaka wabaraka a'laika wajama'a bainakuma fiikhoiir..
Selamat berbahagia atas terwujudnya impian yang diidamkan oleh setiap kaum wanita. 
Semoga pernikahanmu menjadi awal terbentuknya keluarga sakinah, mawadah, warahmah.
Mohon maaf lahir batin atas segalanya dan terima kasih untuk segalanya, Mrs. Cantig



Dear Mba Putri
Meski waktu datang dan berlalu sampai kau tiada bertahan, semua tak kan mampu mengubahmu, hanyalah kau yang ada di relungku
Hanyalah dirimu, mampu membuatku jatuh dan mencinta, kau bukan hanya sekedar indah, kau tak akan terganti...

Mba put, apa kabar? Apa rasanya menikah? Hehe
Akhirnya penantian mba Putri tersudahi, setelah sekian lamanya menggalau. Mba terima kasih ya untuk semuanya, sungguh untuk semuanya. Awal tes BP, mba Putri orang yang pertama menyambut, menyapa ramah, lalu menyodorkan selembar kertas absen dan mengobrol setelah aku selesai tes BP sembari menunggu hujan. Setelah aku lulus serangkaian tes BP, di hari pertama masuk, mba Putri juga yang menyambut kedatanganku, mengenalkanku dengan emak-emak galaxy. Hingga saat-saat...mungkin tersulitku di BP, Mba Putri yang setia dijadikan tempat curhatku.
Dibalik sosok mba Putri yang ceria, ternyata mba Putri sangat dewasa. Dibalik sosok Mba Putri yang tegar ternyata Mba Putri sangat lembut.

Ternyata kebersamaan kita hanya 8 bulan 10 hari ya hehe. Waktu yang terlalu singkat untuk bisa mengenal dan dekat dengan Mba Putri. Tapi, setiap orang punya jalan hidup masing-masing, doakan adikmu ini mba Put, bisa meneladani mba Put.
Semoga Allah selalu melimpahkan rezeki yang melimpah, berkah dan halal untuk Mba Putri dan Keluarga
Semoga Allah selalu menyayangi Mba Putri dan Keluarga baik di dunia dan di akhirat
Aamiin...

Mba Put, aku masih butuh Mba Put buat curhat apapun itu, boleh kan ya? Hehe
Soalnya mba Put tak akan terganti :*

Oiya mba Put, kalau udah positif ada dedek bayi, aku siap assist gizi buat bumil :), tapi bayar hahaha (becanda yg ttg bayar)

Sehat-sehat ya mba Put
Salam kecup dari adikmu
Annisa Nursita Angesti (Sita)



Surat Cinta dari Fridha Risela
Guru Kimia




Surat Cinta dari Mak Anifah
Guru Kimia

Selasa, 09 Desember 2014

Berani Nikah? Siapa Takut!


Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu


Pengisi Materi : Ustad Ahmad Ghozali
Pengarang Buku "Aisyah & Maisyah"
Tempat : Masjid Al Azhar Summarecon Bekasi
Hari, Tanggal : Ahad, 23 November 2014

Sudah jauh-jauh hari diinfokan melalui media social mengenai acara ini. Perlu registrasi pula untuk mengikutinya. Aku pun mendapat nomor registrasi ke 113 dari 350 peserta akhwat (katanya).. So excited banget deh sampai ngajakin teman-teman yang disana sini.. Soalnya GRATIIISS..!! Hihihiii

Persiapan Keuangan Menuju Pelaminan
Salah satu sebab PPJ alias Para Pencari Jodoh menunda atau tidak "PEDE" karena menikah yaitu dari sisi Financial. Tapi masalah financial sebetulnya hanyalah kambing hitam semata. Padahal sebenarnya tidak berani secara lahir batin. JLEEBB.. 
Tak kenal maka ta'aruf. Tahu penghasilan dan kebiasaan keuangan calon pasangan hal yang wajar untuk ditanyakan ketika proses berlangsung. Pahami pula pandangan kedepannya nanti seperti apa. Alias visi misinya dalam berumah tangga.

"Wahai Para Pemuda, barangsiapa yang sudah siap menikah, nikahlah. Sesungguhnya nikah itu dapat menahan pandangan dan menyelamatkan kemaluan dan barangsiapa tidak mampu maka berpuasalah karena sesungguhnya dia (akan) menjadi perisai" (HR. Bukhari) 

Ketika berdoa, mintalah kepada Allah, karena DIA-lah yang Sang Pemilik Hati hamba-hambanya.
1. Istighfar selalu kepada Allah, dan merendahkan diri di hadapanNya. Kemudian memberikan pujian kepada Allah serta shalawat kepada Nabi
2. Yakin bahwa Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita, dan selalu optimis bahwa Allah akan mengijabah doa-doa kita suatu hari nanti yang terbaik menurutnya. Dan jangan lupa untuk selalu tawakal kepadaNya. 

SIAP MENIKAH??
Persiapan Menikah itu ada tiga, yaitu SIAP FISIK, PSIKOLOGIS, dan FINANCIAL.Jangan salah menempatkan prioritas. "Bagaimana memenuhi nafkah setelah menikah" Bukan "Bagaimana menyiapkan dana untuk resepsi pernikahan"Karena semahal-mahal biaya resepsi, masih bisa ditanggung bersama oleh keluarga kedua belah pihak. Tapi semurah apapun biaya hidup nafkah harus dari hasil keringat sendiri.Dan setelah sah, sudah menjadi tanggung jawab seorang suami memenuhi kebutuhan istrinya. 

Indikator siap menikah secara financial yaitu sudah berpenghasilan. Arti berpenghasilan disini adalah
1. Tidak meminta lagi ke orang tua dan selalu bersyukur dengan penghasilan sekarang.
2. Mampu memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri
3. Semangat untuk terus berkembang

Siap mengelola keuangan sendiri dan siap start dari awal!
Nilailah seorang laki-laki dari masa depannya. Bukan di saat masanya sekarang. Untuk sang istripun harus mampu mengikuti standar kehidupan sang suami. Karena kita (istri) adalah awaknya. Dan sang suami adalah nahkoda keluarga kita. Tak apa jika belum punya apa-apa. Itu berarti sang suami akan lebih termotivasi dan giat berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk keluarga yang akan dipimpinnya kelak. Nafkaj adalah kewajiban sang suami. Berikanlah dia (istri) apa yang kamu makan. Karena istri tidak ada kewajiban untuk mencafri penghasilan. 

Kewajiban Financial Suami :
1. Memberi mahar, dari keringet calon suami sendiri. Jangan dari orang tua..!
2. Memberi nafkah sesuai kemampuan.
3. Memberi nafkah dengan adil. Adil dengan dirinya sendiri dan istrinya.
4. Memisahkan antara harta istri dan suami. Uang suami milik berdua. Uang istri ya punya istri.
5. Berwasiat. 

Tunggu.....
"Wahai saudara sepupuku.. Aku menyukai dirimu sebab kesederhanaan dan kedekatanmu dengan kaummu, keteguhanmu menunaikan amanah, akhlak muliamu, dan kejujuranmu dalam berucap"
Itu adalah pesan Khadijah kepada Muhammad melalui Nafisah.Aiihh so sweet ^^

Yakin selalu janji Allah..

وَأَنْكِحُوا الأيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيم

QS An Nur (24) ayat 32.
Artinya :"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui"

Ayat ini menjelaskan bahwa menikah adalah salah satu pintu rezeki dibuka. Jadi yakinlah selalu janji Allah. Be positive thingking that's Allah give you the best. The best time, the best moment, and the best soulmate.
Menunggu... Menanti... Memang adalah hal yang melelahkan.Tapi bersabarlah dengan sebaik-baiknya kesabaran (QS. Al Ma'arij;5) hingga masa yang dinantipun tiba. Dengan memperbaiki dan pantaskan diri untuk mendapatkan yang terbaik dari-Nya. Berdoa selalu kepada Allah ditengah heningnya malam, tersedu memohon kepada-Nya agar didekatkan jodoh dunia akherat kita. Tak lupa untuk meminta restu dari orang tua.

Yuk jadi yang terbaik.. Mau dapet yang terbaik juga kan?? ^^
Sekian sharing dari saya. Semoga bermanfaat untuk Para Pencari Jodoh

Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu